Rabu, 29 Desember 2010

Percaya Gak Ada Ibu Tanpa Tangan & Kaki, Lahirkan Bayi Sehat


Seorang wanita yang sejak lahir tak memiliki tangan dan kaki, melahirkan seorang bayi laki-laki dalam keadaan sehat. Wanita yang berasal dari Turki tersebut bernama Melek, 24 tahun.

Ia dan suaminya Mehmet, saat ini sedang menikmati mengurus bayi bernama Semih, yang saat ini berusia sembilan bulan. Pasangan ini bertemu pertama kali saat mereka berusia 14 tahun. Mereka dikenalkan keluarga. Setelah Mehmet pindah ke Denmark dari Turki, mereka pun saling jatuh cinta.   

"Aku memiliki banyak pacar tetapi tidak pernah mengalami perasaan seperti yang aku rasakan pada Melek," kata Mehmet seperti dikutip dari Orange.co.uk

Pasangan ini mulai menjalin cinta ketika mereka berusia 18 tahun. Lalu mereka memutuskan tinggal bersama dan baru menikah di Turki dua tahun lalu. "Kami selalu menginginkan untuk memiliki anak. Kami sangat bahagia ketika tahu aku hamil, aku melakukan tes lima hingga enam kali," kata Melek.

Dokter yang menangani kehamilan Melek sebenarnya khawatir dengan respon tubuh Melek. Itu karena kekurangan pada tubuhnya tidak cukup mendukung kehamilan. Tetapi, Semih lahir dengan selamat melalui operasi caesar, dengan berat 3,6 kg.

Kondisi tubuh Melek membuatnya harus berusaha lebih keras dalam hal mengurus anak. Tetapi ia dan suaminya mendapat banyak bantuan.

"Teman dan keluarga mengatakan mereka akan sangat senang jika dimintai bantuan. Kami juga berharap memiliki apartemen yang lebih besar untuk kamar bayi dan anjing kami, Chanel," kata Melek.
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Pengertian Fobia Dan Jenis - Jenis Fobia Yang Harus Kamu Tau


Fobia adalah perasaan ketakutan atau suatu jenis objek atau aktivitas tertentu. Para penderita fobia bertindak mengarah pada keinginan untuk menghindarinya.

Beberapa fobia paling aneh di dunia seperti dikutip dari blindloop adalah sebagai berikut.

Vestiophobia - takut pakaian
Individu yang mengalami ketakutan pada pakaian terbuat dari kain. Namun, penderitanya bukanlah seorang nudis. Mereka biasanya memakai pakaian yang sangat longgar serta memiliki pengalaman buruk yang berhubungan dengan pakaian. Sebagai contoh, alergi terhadap beberapa jenis kain atau ketentuan agama yang sangat ketat menyebabkan terjadinya vestiphobia.

Vestiophobia dapat disembuhkan melalui terapi bicara, terapi menyelami ketakutan, hypnotherapy dan sebagainya.

Pentheraphobia - fobia terhadap ibu mertua
Pentheraphobia adalah ketakutan irasional dan berlebihan seseorang terhadap ibu pasangan atau mertua akibat pengalaman buruk di masa lalu.

Motorphobia - takut mobil
Individu yang menderita fobia ini takut terhadap semua jenis kendaraan. Pada awal penyembuhan, pasien biasanya akan merasa panik dan menolak saat diminta membersihkan mobil atau kendaraan. Pengobatannya melalui terapi energi.

Trichophobia - takut rambut
Penderita Trichophobia akan merasa sangat jijik dan takut saat melihat rambut yang rontok pada pakaian atau tempat lain. Pasien ini bisa berteriak-teriak histeris melihat rambut yang berceceran.

Ephebiphobia - takut remaja
Ini adalah ketakutan melihat remaja. Penderitanya menghindari bioskop, taman, mal serta tempat yang biasanya ditemukan banyak remaja. Biasanya penderita memilih tinggal dalam rumah.

Scopophobia - takut dilihat orang
Penderita fobia ini merasa ketakutan intens pada orang yang menatapnya. Mereka cenderung menghindri tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan.

Vomitophobia - takut muntah
Vomitophobia adalah ketakutan irasional akan muntah atau berada di sekitar orang lain yang muntah. Untuk menghindari ketakutan ini, Vomitophobia cenderung menghindari makan di luar, bersosialisasi dan pergi ke pesta.
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Jangan Salahkan Firman Utina


Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, tidak menyalahkan Firman Utina atas kegagalan mengeksekusi penalti saat tim Garuda mengalahkan Malaysia 2-1 pada final kedua Piala AFF 2010, Rabu 29 Desember 2010.

Firman gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-15 setelah tendangannya ditangkap kiper Malaysia Khairul Fahmi Che Mat. Padahal peluang itu bisa dikatakan sebagai momentum yang bisa membangkitkan semangat timnas Indonesia di pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu 29 Desember 2010.

Meski gagal melakukan penalti, Riedl menegaskan dirinya tidak menyalahkan Firman. Pelatih asal Austria itu tidak ingin berandai-andai dengan kemungkinan yang ada.

"Kalau Firman mencetak penalti itu, mungkin ada momentum bagus bagi kami. Tapi, juga ada kemungkinan-kemungkinan lainnya. Belum tentu kami bisa mencetak gol selanjutnya," papar Riedl dalam jumpa pers usai pertandingan.
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka