Tampilkan postingan dengan label my poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my poem. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 April 2010

Untukmu ..Teman

Hari ini aku bertemu seorang kawan lama. Sejenak, namun cukup untuk menggali semua memori yang pernah terjalin antara kami berdua.
 Begitu banyak tawa canda mengalir lepas hingga tak terasa terkadang airmata menetes.
Satu jam pertemuan itu, jika arlojiku tak melebihi atau mengurangi. Hingga akhirnya dia melanjutkan kembali perjalananan panjangnya dan aku beranjak kembali menuju kehidupan sosial sehari-hariku.
Semoga masih ada cukup waktu untuk bertemu denganmu sekali lagi, suatu waktu nanti.
Baca Artikel lengkap >>

Mencoba Untuk Kamu

Mencoba lepaskan beban
Kutulis sebait lagu tentang kerinduan
Terpendam dibatas jarak yang memisahkan
Jujur ingin aku bertemu
Mencoba lukiskan bayang
Selintas wajah gadis yang kurindukan
Di awan kugoreskan imaji dan bisikkan
Tetap setia padaku
Betapa berarti
Sesaat pertemuan kita
Obati rindu sekian waktu lamanya
Hanya hati
Setia pada cinta dijiwa
Kan membawa ini jadi selamanya
Baca Artikel lengkap >>

Puisi Patah Hati

Puisi patah hati bukan gombalisasi
Puisi patah hati sekadar ekspresi jiwa
dari sebuah nyata ... yang membuat terluka
yang terungkapkan dengan rasa
bukan sekedar kata dan imaji semata

Puisi patah hati tak berniat gombalisasi
Puisi patah hati cuma rangkaian kata
rima, nada, dan suasana
jadikannya indah terasa

Puisi patah hati bukan gombalisasi
Puisi patah hati sebuah kontemplasi
Puisi Patah Hati bukan hendak bunuh diri
dari hidup yang dijalani
Karena merasa tidak berarti

Puisi Patah Hati adalah ...
ketika kelaparan tak lagi dirasakan
ketika bencana menjadi sebuah pesta ibadah
ketika banjir dan hujan menjadi berkah

Puisi Patah Hati adalah ...
ketika kebohongan menjadi ritual harian
ketika kejujuran hanya ada dalam mimpi
ketika kita tak lagi dapat menerima kenyataan
ketika dunia ini makin sesak

Puisi Patah Hati adalah ...
Saat cokelat serasa tai kucing
Dikala makan roti berasa duri
Diam dianggap makian
Ketidakpedulian dianggap serangan
Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka