Minggu, 01 Agustus 2010

Ditemukan, Apel Berdaging Merah Asli Iran


Sejumlah media negara barat baru-baru ini gencar mempublikasikan berita mengenai buah apel jenis baru yang memiliki daging buah berwarna merah. Namun, apel berdaging merah itu tampaknya bukanlah barang baru bagi warga sebuah desa di Iran.

Koresponden Press TV, Gisoo Misha-Ahmadi, menemukan apel unik tersebut di desa Bakran, sekitar 60 kilometer dari kota Shahroud, Provinsi Semnan. Para petani di Bakran mengatakan, tidak hanya daging buahnya yang berwarna merah, bahkan biji, daun yang masih muda dan akar kulit kayu pohon apel itu juga berwarna merah.

Buah apel yang memiliki rasa asam-manis itu mengandung lebih banyak anti-oksidan dibanding buah apel kebanyakan. Menurut kepala pusat kesehatan masyarakat Bakran, jumlah kasus kanker dan tekanan darah tinggi di desa tersebut memiliki angka yang rendah.

Warga desa Bakran bahkan mengolah apel berdaging merah itu menjadi beberapa jenis makanan tradisional, selai dan buah kering. Kepala desa Bakran mengatakan pada Press TV, apel berdaging merah itu adalah buah asli daerah mereka. 

Warga paling tua di desa, yang meninggal tahun lalu di usia 130 tahun, saat itu masih ingat kalau buah apel ini diproduksi di desa Bakran sejak dia masih kanak-kanak.

Sedangkan media-media Barat memberitakan bahwa apel berdaging merah pertama di dunia ini, diproduksi oleh seorang petani buah Swiss bernama Markus Kobert setelah 20 tahun melakukan penelitian. Dinamai Redlove, buah apel versi Kobert dibudidayakan tanpa teknik modifikasi genetik.

Perusahaan bibit Suttons telah memegang hak eksklusif untuk menjual pohon buah Redlove di Inggris. Sedangkan apel berdaging merah di Bakran hanya dilempar ke pasaran lokal, paling jauh hanya sampai ke kota Shahroud.




Selamat mencoba , semoga bermanfaat dan berguna untuk anda..copy paste di bolehkan, asal tidak menjelek2kan artikel ini yang telah dibuat.Terima kasih telah berkunjung di Ihsan_blogs .. created by IHSAN.











internet marketing


Click here to get Kaya Dari Facebook Marketing | Profit Bisnis dan Keamanan Pribadi











Baca Artikel lengkap >>

Si Kecil Hanya Ingin Susu?


Stimulasi nutrisi merupakan salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Sebab dalam proses tumbuh kembangnya, anak butuh energi yang cukup agar tujuan proses ini bisa tercapai secara optimal. Energi diperlukan untuk pertumbuhan dan pertambahan jumlah sel-sel tubuhnya, dan untuk proses maturasi fungsi sel-sel tubuh itu sendiri.
Anak mendapatkan energinya dari makanan yang ia konsumsi sehari-hari. Pada rentang usia 0-6 bulan, ASI adalah sumber utama dan yang terbaik, untuk mencapai tingkat pertumbuhan dan perkembangan tertentu. Setelah itu, anak baru diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI yang memiliki jenis dan tekstur yang berbeda. Contohnya, bubur susu, bubur buah, biskuit bayi, atau susu formula tambahan.
Fase di mana asupan makanan anak tak lagi melulu hanya ASI atau susu formula ini menjadi tantangan besar bagi para orangtua. Masalah anak sulit atau enggan makan mulai terjadi, tak jarang hingga ia berusia balita. Hal ini menimbulkan kerisauan orangtua bahwa anak akan kekurangan energi dan nutrisi.
"Sulit makan" ini sebenarnya disebabkan toleransi anak terhadap makanan barunya berbeda antara satu anak dengan yang lain. Ada yang mudah menerima perubahan tekstur makanan, ada pula yang lebih lambat.
"Kemampuan menelan tiap anak berbeda. Mungkin anak malas mengunyah, atau ada juga yang menolak karena rasanya tidak seperti susu. Tapi orangtua sering menyerah dan hanya memberi yang disukai anak," tutur dr Rifan Fauzie, SpA, saat seminar "Nutrisi Tepat, Anak Sehat dan Cerdas", dalam Smart Parents Conference 2010 di Jakarta Convention Center, Sabtu (31/7/2010) lalu.
Dokter Rifan menambahkan, ada perbedaan waktu kematangan sistem oromotorik pada bayi. Perbedaan ini sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, apalagi jika kemampuan psikomotorik lain masih dalam batas  normal.
Oleh karena itu, keinginan anak untuk hanya mengonsumsi susu tidak boleh dibiarkan. Begitu pula ketika pada usia batita dan balitanya, anak menuntut makanan yang itu-itu saja. "Toleransi pada anak harus ada batasnya. Jangan sedikit-sedikit menangis, dikasih susu," papar dokter yang berpraktik di Divisi Respirologi Anak RSAB Harapan Kita ini. "Makan itu masalah kebiasaan kok. Jadi, harus dilatih terus. Sebab jika terlalu lama dibiarkan makan dengan cara yang kurang baik, akan susah untuk memulai kebiasaan yang baru."



Selamat mencoba , semoga bermanfaat dan berguna untuk anda..copy paste di bolehkan, asal tidak menjelek2kan artikel ini yang telah dibuat.Terima kasih telah berkunjung di Ihsan_blogs .. created by IHSAN.











internet marketing


Click here to get Kaya Dari Facebook Marketing | Profit Bisnis dan Keamanan Pribadi











Baca Artikel lengkap >>

Cara Pandang Seks Remaja Perlu Diarahkan


Cara pandang para remaja terhadap seksualitas perlu diarahkan, agar mereka tidak salah menganggap hal alamiah itu menjadi sebuah aktivitas yang biasa untuk dilakukan bagi kalangan usia muda.
Pengamat kesehatan, dr Tengku Yenni Febrina  di Medan, Jumat, mengatakan, masa remaja merupakan saat fase transisi dari anak-anak menuju dewasa, sehingga pada masa itu mereka membutuhkan perhatian dari orang tua dan sekolah untuk kehidupan sosialisasi pergaulan remaja.
Untuk itu, menurut Yenni, pada masa remaja perlu mendapat bimbingan yang cukup besar dari orang para orang tua.
Sehingga para remaja tersebut tidak akan mudah terpengaruh atau terjurumus dari perbuatan negatif, serta pergaulan bebas yang merugikan masa depan mereka.
"Salah satu pergaulan bebas saat ini yang paling populer adalah menganggap free sex sebagai hal yang biasa untuk dilakukan," katanya.
Ia menambahkan, untuk menghindari terjadinya salah pengertian para remaja terhadap pergaulan bebas, bahaya serta risiko yang akan dialami jika melakukan hal itu, dan mereka perlu diberikan pendidikan seks yang benar dan jelas.
Ia  mengatakan, cara pandang remaja yang salah terhadap seksualitas, akan memberikan dampak negatif terhadap generasi muda, terlebih tatanan kehidupan sosial nantinya yang disebabkan salah kaprah memahami hal itu.
Bahkan, dengan terjadinya kekeliruan itu, remaja perempuan lebih rentan terhadap berbagai resiko yang akan diderita dari perilaku seksual secara bebas tanpa ikatan agama.
Lebih jauh ia mengatakan, fenomena yang terjadi di Indonesia saat ini, masih banyak pro dan kontra di kalangan masyarakat terkait pendidikan seks bagi para remaja.
Selain itu, pembicaraan-pembicaraan mengenai masalah seks, masih dianggap sebagai hal yang tabu untuk dibahas.
Bahkan, sebagian masyarakat masih berpandangan stereotype dengan pendidikan seks, bahwa seolah-olah hal itu sebagai sesuatu yang vulgar untuk disampaikan kepada para remaja.
"Karena membicarakan seks dan pendidikan mengenai itu masih dianggap tabu, maka justru akan mendorong para remaja untuk berhubungan seks," ujarnya.
Ia berharap, agar para orang tua harus membuka diri terhadap anak-anaknya untuk berdiskusi dan memberikan arahan serta pendidikan mengenai seks dan reproduksi remaja dengan baik, benar dan jelas, sehingga informasi yang mereka dapat tentang itu memang bersumber dari orang yang tepat
Yenni menjelaskan, saat ini masih banyak di antara para remaja yang tidak mengerti dan memahami tentang dampak negatif dari pergaulan bebas dan aktivitas seks yang mereka lakukan.
Hal itu dapat mengakibatkan resiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi.Biasanya resiko yang dihadapi seperti kehamilan yang tidak diinginkan, IMS dan HIV/AIDS, bahkan kekerasan seksual yang tidak diinginkan.
Selain itu, katanya, konsekuensi yang harus ditanggung para remaja di saat yang belum tepat yaitu dari segi medis, beban psikologi, sosial serta ekonomi yang harus ditanggung pada masa-masa remaja.     
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Medan Area, Irna Minauli, MPsi mengatakan, berbagai informasi tentang seks sangat mudah didapat para remaja dari luar lingkungan rumah, maka perlu pendidikan seks dari orang tua.
"Pendidikan seks dari orang tua diharapkan bisa meluruskan pemahaman anak dan remaja terkait seluruh reproduksi tubuh supaya paham segala risiko dari penyimpangan," katanya.




Selamat mencoba , semoga bermanfaat dan berguna untuk anda..copy paste di bolehkan, asal tidak menjelek2kan artikel ini yang telah dibuat.Terima kasih telah berkunjung di Ihsan_blogs .. created by IHSAN.











internet marketing

Click here to get Kaya Dari Facebook Marketing | Profit Bisnis dan Keamanan Pribadi











Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka