Sabtu, 07 Agustus 2010

Apa Obat Terbaik Putus Cinta





Efek jatuh cinta sama dengan kecanduan obat-obatan terlarang. Jatuh cinta dan sebaliknya putus akan mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan motivasi, penghargaan dan kecanduan.

Penelitian Universitas Stony Brook menunjukkan adanya hubungan antara penolakan otak terhadap putus cinta dengan ketagihan kokain melalui pindai otak. Studi menemukan hubungan romantis lebih berorientasi pada berhasilnya hubungan ketimbang adanya emosi tertentu.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Helen Fisher, seorang profesor penelitian dan anggota Pusat Studi Evolusi Manusia di Rutgers University, memantau aktivitas otak dari 15 mahasiswa. Para mahasiswa pria dan wanita heteroseksual tersebut baru saja putus dengan kekasih mereka dan mengaku masih mencintai dan ingin kembali bersama mantan.

Dari hasil uji gambar otak diketahui otak memperlihatkan adanya area yang terpengaruh setelah putus cinta yakni romantis (tegmental ventral), area hasrat dan kecanduan (nucleus accumbens dan korteks prefrontal) serta penderitaan fisik dan psikis (korteks dan cingulated anterior).

Itulah penyebab seringkali sulit mengontrol emosi dan perilaku ekstrem seseorang yang berakibat pada memata-matai, depresi atau bunuh diri akibat putus cinta.

"Perilaku ekstrem berhubungan dengan keinginan kuat. Orang yang sangat mencintai sering merasa orang lain hanya mencintai mereka demi imbalan. Tak mengherankan jika keinginan mereka terhalang, mereka mampu melakukan hal-hal ekstrem," kata Fischer seperti dikutip dari Aol Health. 

Dari studi ditemukan, obat terbaik putus cinta adalah waktu. Seiring berjalannya waktu, bagian otak yang terhubung pada kenangan menjadi kurang aktif saat melihat mantan kekasih. Meski menemukan bahwa cinta bersifat aditif, peneliti menemukan efeknya juga dipengaruhi masing-masing individu.




















Baca Artikel lengkap >>

10 Alasan Terbaik Ucapkan 'I Love You'



Sebuah kalimat pendek bisa mengubah dunia seseorang. Menjalani hubungan yang dewasa dan terjebak rutinitas mungkin membuat banyak orang lupa bagaimana mengucapkan kalimat 'Aku mencintaimu' atau I love you'.

Ungkapan perasaan cinta akan memperkuat ikatan dengan seseorang dari waktu ke waktu. Beberapa alasan mengucapkan kalimat 'sakti', seperti dikutip dari Shine di antaranya:





1. Cinta
Alasan terbaik mengatakan, 'Aku mencintaimu' perasaan cinta terhadap orang bersangkutan. Ada beberapa peristiwa dan kenangan yang membuat Anda ingin mengungkapkan kalimat ini pada orang terkasih.

2. Penghiburan
Mendengar kata-kata ini seringkali membuat orang terhibur bahwa masih ada yang mencintai dan memikirkannya. Saat seseorang pergi terlalu lama tanpa mendengar orang yang ia sayangi mencintainya, bisa timbul rasa takut Anda tak mencintainya lagi.

3. Kesempatan tak datang selamanya
Mengekspresikan perasaan cinta sekarang karena Anda tidak mengetahui kapan kesempatan itu hilang dan tidak punya waktu untuk mengungkapkan perasaan

4. Rasa Aman
Mendengar kata-kata, 'Aku mencintaimu' membuat seseorang merasa lebih aman dalam hubungan. Dia akan mengetahui perasaan Anda dan di mana ia harus menempatkan diri.

5. Sebagai Awal dari Pemanasan
Anda dan pasangan telah lama tidak saling bertemu dan berhubungan intim. Untuk memulainya, seringkali kalimat cinta menghanyutkan suasana dan membawa pada percintaan yang lebih panas.

6. Ingin mendengar jawaban yang sama
Ketika mengucapkan, 'Aku mencintaimu', Anda ingin mendengar jawaban yang sama dari pasangan. Saat hubungan mulai hambar, ucapan cinta mengembalikan hubungan menjadi lebih hangat. Kalimat cinta membuat kalian merasa lebih baik dalam hubungan.

7. Tanpa syarat
Bila sedang bertengkar dengan pasangan, ucapan ini membantu saling mengingatkan, Anda benar-benar mencintainya dan sebaliknya. Ucapan ini juga terutama berkaitan saat berbicara dengan anak-anak.

8. Melindungi
Saat pasangan terpojokkan atau tertimpa masalah, kalimat 'sakti' ini membuatnya merasa terlindungi dan Anda berusaha membantunya keluar dari masalah.

9. Rasa Kebanggaan
Saat pasangan mendapat promosi atau meraih prestasi di tempat kerja, rasa bangga bisa keluar dengan memujinya dan mengucapkan rasa cinta.

10. Ingin memperoleh sesuatu
Terkadang, kita mengatakan cinta dengan tujuan memperoleh sesuatu. Kata cinta ampuh untuk membuat si dia rela melakukan hal-hal aneh, menakutkan dan terkadang konyol hanya untuk Anda.





















Baca Artikel lengkap >>

Pilih Sahabat atau Pasangan?





 Saat ini Anda sudah memiliki kekasih yang cocok dan sesuai harapan. Berwajah tampan, pintar, menyenangkan dan memanjakan Anda. Tetapi masalah justru muncul dan membuat Anda mengalami dilema. Ternyata sahabat dekat Anda tidak menyukai dia. 

Kondisi tersebut memang menempatkan Anda dalam posisi yang sulit. Anda pasti menginginkan kalau sahabat bisa akrab dengan kekasih. Untuk mengatasinya, coba cara berikut untuk 'mendamaikan' mereka.

1. Tanyakan alasan
Jika sahabat langsung berkata, ia tidak menyukai pasangan Anda, tanyakan alasannya. Jangan langsung membela pasangan dengan menyebutkan segala sikap baiknya pada Anda. Ini akan membuat sahabat malah malas berkata alasan sebenarnya. Jika dia mengungkapkan alasan yang masuk akal cobalah untuk mendengarkannya. Tetapi, jika alasannya mengada-ada, bisa jadi ia cemburu, karena Anda tak punya waktu lagi untuknya. 

2. Pendapat keluarga
Sebagai perbandingan, tanyakan juga pendapat keluarga tentang kekasih Anda. Bisa jadi mereka juga memiliki pandangan negatif tentang si dia. Selain sahabat, pendapat keluarga juga sangat penting sebagai pertimbangan Anda menjalin hubungan.  

3. Sediakan waktu
Jika selama ini Anda sering menghabiskan waktu bersama sahabat, dan setelah memiliki kekasih jadi sulit untuk bertemu, tampaknya harus ada pembagian waktu. Bisa jadi itulah yang membuat sahabat tidak suka dengan kekasih Anda. Karena terkesan 'menculik' Anda darinya. Sediakan waktu untuk dihabiskan bersama sahabat dan untuk sementara jangan jadikan kekasih sebagai topik pembicaraan, kecuali jika sahabat Anda yang bertanya duluan.  

4. Tidak nyambung
Setelah sahabat bertemu dengan kekasih Anda mungkin pembicaraan terkesan 'tidak nyambung'. Ini memang menimbulkan rasa tidak nyaman untuk semuanya, termasuk Anda. Jika masalahnya demikian, semua orang sebenarnya harus menyesuaikan diri.

Anda bisa menceritakan secara detail kesukaan sahabat pada pasangan dan sebaliknya. Ini bisa jadi bahan dalam topik pembicaraan jika mereka bertemu, dan mengurangi obrolan yang tidak nyambung.




















Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka