Rabu, 29 September 2010

Ternyata cuma sekedar hobi,Jerry Yang dan David Filo bisa ciptakan yahoo



Siapapun yang menggunakan internet pasti mengenal situs Yahoo. Bahkan ke­banyakan pengguna internet memiliki e-mail yang menggunakan Yahoo (namakamu@ya­hoo.com). Ada anekdot yang mengatakan, bukan pengguna internet kalau belum memi­liki e-mail di Yahoo.

Tidak bisa dimungkiri, Yahoo banyak mem­bantu para pengguna internet mulai dari men­cari alamat situs, mencari bahan-bahan kuli­ah atau paper, mencari koleksi gambar-gam­bar anime, bahkan sampai melakukan transak­si bisnis.

Orang lebih mengenal Yahoo sebagai mesin pencari (search engine) dan penyedia jasa e­mail. Search engine merupakan peranti lunak (software) yang membantu pengguna internet untuk mencari alamat suatu situs, cukup de­ngan mengetikkan kata kunci.

Siapa sangka situs Yahoo telah membuat penciptanya menjadi seorang jutawan. Namun banyak penggunanya yang tidak mengenal sia­pa penciptanya, bahkan banyak yang tidak tahu arti kata Yahoo.

YAHOO bermula dan sebuah hobi Jerry Yang dan David Filo yang kini berkembang menjadi kecenderung­an global dan mengu­bah bagaimana orang berkomunikasi, men-cari dan mengakses in­formasi, termasuk melakukan pembelian barang di internet.
David Filo dan Jerry Yang mulai membuat panduan navigasi di in­ternet (kelak di namai Yahoo) semenjak Feb­ruari 1994. Pada mu­lanya hanya di gunakan untuk menyimpan ala­mat-alamat situs favorit mereka.

Jerry Yang sebagai salah satu pendiri dan pemimpin dan Yahoo di lahirkan pada tahun 1968 di Taipei, Taiwan, dengan nama Yang Chih-Yuan. Saat usianya menginjak 10 tahun, Yang Chih-Yuan dan keluarganya pindah ke Amerika. Ia lantas mengubah namanya men­jadi Jerry Yang.

Sejak saat itu, Yang di besarkan di San Jose, California. Di sekolah San Jose, Yang men­dapat predikat murid yang malas dengan ting­kat konsentrasi yang rendah. Bahkan ia hanya memiliki satu kosa kata bahasa Inggris, shoe (sepatu). Namun dia dapat meraih sukses di bidang akademis.

Pada tahun 1990, Yang di terima sebagai ma­hasiswa sarjana jurusan Teknik Elektro di Uni­versitas Stanford serta berhasil mendapatkan gelar sarjana dan master dalam waktu 4 tahun. Kemudian dia melanjutkan pendidikan dok­tornya, hingga dia bertemu dengan David Fi­lo yang mendapat gelar Bachelor of Science dari jurusan Teknik Komputer Universitas Tu­lane dan gelar master di bidang Teknik Elek­tro dan Stanford.
Mereka berdua ternyata memiliki hobi yang sama, berselancar (surfing) “mengarungi” in­ternet selama berjam-jam bingga aktivitas be­lajar mereka terbengkalai.
Keduanya membuat panduan pada sebuah trailer kampus agar mereka tetap dapat melan­jutkan kesenangan mereka terhadap internet di bulan Februari 1994. Dalam waktu singkat, mereka lebih banyak menghabiskan waktu un­tuk membuat link-link favorit di bandingkan membuat disertasi program doktor mereka.

Akhirnya, daftar alamat situs yang mereka buat telah menjadi terlalu panjang dan terlalu banyak, sehingga mereka membaginya men­jadi kategori-kategori. Belakangan, penga­tegorian pun tidak lagi memadai, maka di bu­at juga sub-sub kategori. Lahirlah konsep aw­al dari Yahoo.
 
Untuk membantu mengkategorikan link-link favorit mereka, di buatlah sebuah situs yang mereka namai Jerry’s Guide to the World Wide Web. Tapi kemudian setetah mencari na­ma yang di anggap bagus di dalam direktori yang mereka buat, mereka memutuskan un­tuk menggunakan nama Yahoo. Kata tersebut merupakan singkatan dan Yet Another Hier­archical Officious Oracle.
Tujuan awal dari pembuatan situs itu adalah sebagai alat untuk mencari sesuatu di internet, seperti halnya mesin pencari semacam Al­tavista dan Google. Filo dan Yang menyukai nama Yahoo karena memiliki karakter seder­hana, bersahaja dan tidak komvensional.
Pada awalnya, Yahoo di tempatkan di work­station mahasiswa milik Yang, bernama Ake­bono dan software-nya pada komputer milik Filo, bernama Konishiki. Keduanya merupakan nama dari pegulat sumo legendaris.
Kalangan yang mengakses direktori Yahoo hanya Yang, Filo, dan beberapa teman dekat mereka di Universitas Stanford. Namun, dari obrolan mulut ke mulut, jumlah orang yang mengakses ke Yahoo menjadi semakin banyak.
Mengetahui orang yang mengakses ke Ya­hoo menjadi sangat banyak, mereka akhirnya menjadikan Yahoo sebagai bisnis.
Sebagai bukti kesuksesan mereka, pada akhir 1994, Yahoo mencapai jumlah 1 juta pen­gunjung semenjakpertama kali di luncurkan. Berdasarkan besarnya pengunjung dan antu­siasme pengguna internet terhadapnya, mere­ka melihat ada potensi bisnis di dalamnya.

Mereka memutuskan untuk mendirikan Yahoo Inc. Pada bulan Maret 1995. Akhirnya perusahaan Yahoo Inc mendapat dana investasi sebesar 2 juta dolar AS dari Sequoia Capital, sebuah firma yang sukses berinvestasi di Ap­ple computer, Atari, Oracle dan Cisco System, pada April 1995.


Untuk menjalankan perusahaan tersebut, mereka mempekerjakan Tim Koogle, veteran Motorola dan alumnus Universitas Stanford sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Jeffrey Mallet, pendiri divisi konsumen di Nov­elI’s WordPerfect sebagai Chief Operating Of­ficer (COO).
Yahoo Inc. telah memiliki 49 karyawan dan telah meluncurkan highly-succesful pe­nawaran sabam perdana (IPO) pada April 1996. Saat ini, Yahoo Inc. memimpin industri komunikasi global di internet, komersial dan jasa pelayanan jaringan yang luas dengan lebih dari 232 juta pengunjung individual tiap bu­lannya.

Sebagai navigasi online pertama di dunia, www.yahoo.com menjadi pemain utama dalam bisnis navigasi atau search engine, periklanan, pelelangan dan bisnis jual beli di internet. Selain itu, Yahoo juga banyak memiliki layanan seperti e-mail gratis, yahoo messenger, yahoo auction dan berita.

Yahoo juga menyediakan bisnis online dan pelayanan perusahaan (enterprise services) yang di rancang untuk meningkatkan produk­tivitas para kliennya. Pelayanan ini menyang­kut Corporate Yahoo, streaming audio video, store hosting dan manajemen, serta web site tools. Saat ini, kantor pusat Yahoo Inc. terletak di Sunnyvale, Kalifornia, AS dan memiliki kantor cabang di Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia dan Kanada.

 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Siapa sih pembuat twitter ? dan kapan sih twitter itu di buat?


Sejarah Twitter

Uda pada tau twiiter kan sobat? peringkat 11   di alexa.com itu,,pastinya uda pada yau kan,, Twitter didirikan oleh 3 orang yaitu Jack Dorsey, Biz Stone, dan Evan Williams pada bulan Maret tahun 2006. Dan baru diluncurkan bulan Juli ditahun yang sama. Twitter adalah jejaring sosial dan micro-blogging dimana kita sebagai pengguna dapat memberikan informasi update (perbaruan) informasi tentang diri kita, bisnis dan lain sebagainya.


Bagi Anda yang sudah biasa dengan dunia blog tentunya paham bahwa kita dapat menuliskan artikel ke dalam blog kita. Namun jangan membayangkan bahwa Twitter juga dapat melakukan hal tersebut secara bebas namun disinilah uniknya Twitter. Kita hanya dibatasi 140 karakter untuk menuliskan artikel, tidak bisa gambar dan video. Oleh karena itulah makanya Twitter digolongkan ke dalam jenis micro-blogging. Mungkin inilah salah satu alasan mengapa orang Indonesia kurang menyukai jenis micro-blogging. Tapi justru itulah letak kekuatan dan kehebatan dari Twitter. Tapi jangan anggap enteng dulu Twitter, saat ini orang Indonesi sudah sangat banyak dan semakin bertambah.


Khusus buat Anda yang menjalankan bisnis online via Internet akan dapat memanfaatkan Twitter sebagai media promosi gratis yang cukup efektif, terutama apabila Anda bermain bisnis afiliasi dimana Anda butuh trafik kunjungan yang signifikan menuju blog Anda.
 

 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

sejarah asal mula rokok pertama kali


Apakah anda perokok? Kalo iya, apakah anda sudah mengetahui bagaimana rokok ini bermula di Indonesia. Sekedar untuk mengingatkan atau paling tidak mengetahui sejarah rokok di IndonesiaDari segi bahan, rokok mempunyai beberapa istilah. Yang dimaksud dengan rokok atau sigaret adalah terbuat dari daun tembakau, dan kretek adalah rokok dengan aroma dan rasa cengkeh.

Jadi rokok kretek adalah rokok yang dibuat dari daun tembakau dan mempunyai campuran aroma dan rasa cengkeh. Masyarakat Jawa sebagai perokok pertama, juga mengenal istilah rokok putih, sebutan untuk rokok tanpa cengkeh ( Joglosemar, 2003 )
Ada pula istilah rokok klobot yang terbuat dari daun jagung kering yang diisi dengan daun tembakau murni dan cengkeh.

Haji Jamhari diyakini sebagai pencipta rokok kretek dan mempopulerkannya pada sekitar tahun 1880. Rokok kretek buatannya sangat ampuh sebagai obat dengan racikan khas cengkeh dan tembakau. Haji Jamhari meninggal dunia pada tahun 1890, ketika sejumlah warga Kudus mulai mengikuti jejaknya membuat dan menjual rokok kretek, yang waktu itu masih dibungkus daun jagung kering dan disebut rokok klobot sesuai istilahnya dari dulu sampai sekarang.
Adalah M Nitisemito yang juga dipercaya sebagai penemu dari rokok kretek ( Joglo Semar , 2003 ) M Nitisemito berasal dari Kudus, sekitar 50 km arah timur Semarang, Jawa Tengah.

Sekitar tahun 1906, Nitisemito menderita batuk dan asma yang tak kunjung sembuh. Dikarenakan keputusasaan dalam menghadapi sakitnya, ia mencampur tembakau dicampur dengan cengkeh yang telah digiling dan dibungkus dengan daun jagung kering yang kemudian disebutnya sebagai rokok klobot.

Nitisemito pun merasa sehat setelah merokok klobot tersebut dan bermaksud menularkan kebiasaannya tersebut secara luas kepada masyarakat.

Terlepas dari siapa yang menemukan rokok kretek untuk pertamakalinya, M Nitisemito adalah orang pertama yang memperdagangkan rokok kretek dengan kemasan dan diberi merek.

Sebelumnya, Nitisemito hanyalah seorang priyayi yang senang merokok klobot sekaligus sebagai pedagang tembakau. Perkenalannya dengan dunia usaha rokok berawal dari pertemuannya dengan Nasilah, yang seorang pembuat dan penjual rokok klobot. Para pelanggannya adalah para buruh, penjaja, atau pedagang kaki lima dan sais dokar yang ada disekitar rumahnya.

Jalinan kerjasama antara Nitisemito dan Nasilah yang kemudian menjadi suami istri inilah merupakan titik balik sejarah industrialisasi rokok kretek di Indonesia. Dibawah bendera perusahaannya, NV Bal Tiga, Nitisemito menjual rokok kretek tersebut dengan merk Bal Tiga yang bermoto : “Djangan Loepa Saja Poenja Nama”.

Inilah rokok kretek pertama di Indonesia yang dicetak dengan baik dan menggunakan merk. Namun nasib perusahaan Nitisemito tak semulus perkembangan rokok kretek ciptaannya. Perusahaannya mengalami bangkrut pada tahun 1953, disebabkan karena ketidak mampuannya bersaing dengan pesaing yang semakin banyak menyusul tumbuh pesatnya industri rokok kretek ( Joglosemar, 2003 )
Selain Bal Tiga, tercatat merek lain yang muncul hampir bersamaan di Kudus. Pada tahun 1913 berdirilah perusahaan rokok Goenoeng dan Klapa yang didirikan oleh M Atmowijoyo.

Namun M Atmowijoyo tidak mengubah usahanya menjadi sebuah industri seperti halnya yang dilakukan oleh M Nitisemito. Hingga saat ini, perusahaan yang memproduksi merek Goenoeng dan Klapa masih memproduksi rokok klobot yang dibuat dengan tangan dan diikat dengan tali rami
Sejarah juga mencatat sejumlah perusahaan yang mengikuti jejak Nitisemito mendirikan industri rokok. Perusahaan rokok tersebut antara lain Nojorono yang didirikan tahun 1932.

Nojorono dibangun oleh Tjoa Kang Hay dan dua kakaknya yaitu Tan Tjiep Siang dan Tan Kong Ping dengan nama perusahaan Trio. Produk-produk yang dihasilkan antara lain adalah Astrokoro, 555, dan Kaki Tiga.
Beberapa waktu kemudian Tjoa Kang Hay meninggalkan perusahaan Trio untuk kemudian bekerjasama dengan pengusaha dari Kudus yaitu Ko Djie Siong dan Tan Djing Dhay untuk mendirikan perusahaan Nojorono. Produk yang masih terkenal sampai saat ini adalah Minak Djinggo
Perkembangan pabrik rokok kretek pun lebih banyak berkembang di pulau Jawa.

Tercatat beberapa pabrik rokok besar di pulau Jawa misalnya Djambu Bol yang didirikan tahun 1937 oleh Haji Roesjdi Ma’roef, Sukun, Jarum di Jawa Tengah serta Bentoel, Gudang Garam, dan Sampurna di Jawa Timur
Termasuk beberapa pabrik kecil lainnya misalnya Menara di Solo, Retjo Pentoeng di Kediri, atau Pompa di Semarang
Hal ini menunjukkan bahwa rokok merupakan lahan usaha yang berkembang pesat dan menjanjikan dalam bidang perekonomian, baik bagi pengusaha, maupun bagi pemerintah dengan pendapatan dari pajaknya .

 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka