Senin, 20 Desember 2010

Mimpi Membuat Daya Ingat Lebih Baik


Detail Berita

ANDA sering bermimpi? Jika iya, Anda beruntung. Pasalnya, mimpi bisa bantu daya ingat Anda lebih oke.

Demikian hasil penelitian terbaru yang dilakukan Universitas California. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa bermimpi membantu orang untuk menyimpan ingatan seseorang lebih baik. Pada kenyataannya, pergerakan mata saat tertidur, di mana salah satu tingkatan tidur saat seseorang bermimpi, merupakan salah satu bagian penyimpanan ingatan. Demikian laporan Daily Express yang dikutip Times of India, Senin (20/12/2010).

Pada penelitian tersebut, Dr Sara Mednick selaku pemimpin penelitian dan peneliti tidur Universitas California memberikan sekelompok orang ujian mengingat sederhana. Mereka kemudian diuji kembali setelah tidur siang dengan mengalami dan tidak mengalami pergerakan mata saat tertidur. 


Ternyata pada tidur siang tanpa pergerakan mata saat tertidur, terbukti tidak adanya kemajuan pada ujian ingatan tersebut. Tapi pada mereka yang tidur siang dengan pergerakan mata saat tertidur, kemajuannya hampir 40 persen.

“Pergerakan mata saat tertidur, cukup vital untuk menggabungkan seluruh informasi yang kita lalui setiap hari, dan membuatnya menjadi ingatan untuk digunakan di lain waktu. Hal ini membantu kita mengerti lebih baik keuntungan dari tidur,” jelas Dr Sara.

Sementara itu, profesor psikologi Daniel Schacter dari Harvard mengklaim bahwa ingatan yang bagus membantu manusia melihat masa depannya lebih baik.

“Ingatan membantu informasi dalam pikiran kita untuk kegiatan di masa mendatang,” tutup Daniel.
(tty)
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Minggu, 19 Desember 2010

Pengertian Apa ITu Kriptografi ?


Kriptografi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara menjaga agar data atau pesan tetap aman saat dikirimkan, dari pengirim ke penerima tanpa mengalami gangguan dari pihak ketiga. Menurut Bruce Scheiner dalam bukunya “Applied Cryptography”, kriptografi adalah ilmu pengetahuan dan seni menjaga message-message agar tetap aman (secure).
Konsep kriptografi sendiri telah lama digunakan oleh manusia misalnya pada peradaban Mesir dan Romawi walau masih sangat sederhana. Prinsip-prinsip yang mendasari kriptografi yakni:
  • Confidelity (kerahasiaan) yaitu layanan agar isi pesan yang dikirimkan tetap rahasia dan tidak diketahui oleh pihak lain (kecuali pihak pengirim, pihak penerima / pihak-pihak memiliki ijin). Umumnya hal ini dilakukan dengan cara membuat suatu algoritma matematis yang mampu mengubah data hingga menjadi sulit untuk dibaca dan dipahami.
  • Data  integrity (keutuhan data) yaitu layanan yang mampu mengenali/mendeteksi adanya manipulasi (penghapusan, pengubahan atau penambahan) data yang tidak sah (oleh pihak lain).
  • Authentication (keotentikan)   yaitu   layanan   yang   berhubungan   dengan identifikasi. Baik otentikasi pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman data maupun otentikasi keaslian data/informasi.
  • Non-repudiation (anti-penyangkalan) yaitu layanan yang dapat mencegah suatu pihak untuk menyangkal aksi yang dilakukan sebelumnya (menyangkal bahwa pesan tersebut berasal dirinya).
Berikut adalah istilah-istilah yang digunakan dalam bidang kriptografi :
  • Plaintext (M)  adalah pesan yang hendak  dikirimkan  (berisi  data asli).
  • Ciphertext (C)  adalah pesan ter-enkrip (tersandi) yang merupakan hasil enkripsi.
  • Enkripsi (fungsi E) adalah proses pengubahan plaintext menjadi ciphertext.
  • Dekripsi (fungsi D) adalah kebalikan dari enkripsi yakni mengubah ciphertext menjadi plaintext, sehingga berupa data awal/asli.
  • Kunci adalah suatu bilangan yang dirahasiakan yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi
Kriptografi itu sendiri terdiri dari dua proses utama yakni proses enkripsi dan proses dekripsi. Seperti yang telah dijelaskan di atas, proses enkripsi mengubah plaintext menjadi ciphertext (dengan menggunakan kunci tertentu) sehingga isi informasi pada pesan tersebut sukar dimengerti.

Gambar 2.1 Diagram proses enkripsi dan dekripsi
Peranan kunci sangatlah penting dalam proses enkripsi dan dekripsi (disamping pula algoritma yang digunakan) sehingga kerahasiaannya sangatlah penting, apabila kerahasiaannya terbongkar, maka isi dari pesan dapat diketahui.
Secara matematis, proses enkripsi merupakan pengoperasian fungsi E (enkripsi) menggunakan e (kunci enkripsi) pada M (plaintext) sehingga dihasilkan C (ciphertext), notasinya :
Ee(M) – C
Sedangkan untuk proses dekripsi, merupakan pengoperasian fungsi D (dekripsi) menggunakan d (kunci dekripsi) pada C (ciphertext) sehingga dihasilkan M (plaintext), notasinya :
Dd(C) = M
Sehingga dari dua hubungan diatas berlaku :
Dd(Ee(M)) = M
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Jenis Huruf Berdasarkan Klasifikasi James Craig


Jenis – jenis Huruf

Berikut ini beberapa jenis huruf berdasarkan klasifikasi yang dilakukan oleh James Craig , antara lain sbb :
1.Roman
Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai dan feminin.
2. Egyptian
Adalah jenis huruf yang memiliki ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulakn adalah kokh, kuat, kekar dan stabil.
3. Sans Serif
Pengertian San Serif adalah tanpa sirip/serif, jadi huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien.
4. Script
Huruf Script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab.
5. Miscellaneous
Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental.
Dalam pemilihan jenis huruf, yang senantiasa harus diperhatikan adalah karakter produk yang akan ditonjolkan dan juga karakter segmen pasarnya. Seperti misalnya pada produk minyak wangi untuk wanita jarang yang menggunakan jenis huruf Egyptian karena berkesan kuat dan keras dan biasanya mempergunakan jenis huruf Roman yang bernuansa klasik dan lembut sehingga cocok dengan karakter minyak wangi dan wanita.
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka