Tampilkan postingan dengan label unsur instrinstik dan ekstrinstik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unsur instrinstik dan ekstrinstik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

Unsur Instrinstik dan Ekstrinstik Cerita hikayat 1001 Malam


Hikayat 1001 Malam

Oleh : Fuad Syarifudin Nur

Sinopsis :

Pada suatu hari, tinggallah seorang Raja dengan permaisurinya di sebuah Istana megah. Sang Raja sangat kecewa terhadap istrinya yang selingkuh. Ia pun menaruh dendam yang sangat dalam terhadap permaisurinya, bahkan terhadap semua wanita. Setiap wanita dianggapnya
tidak
berbudi.
Permaisuri
dibunuhhnya

untuk melampiaskan dendamnya itu. Setiap wanita yang mati, dibunuh olehnya.

Setelah hampir habis wanita terbunuh oleh Raja yang kejam itu, sampailah giliran anak mentrinya. Sang mentri sangat sedih, karena bila ia tidak dapat mencarikan wanita untuk Raja, berarti ia akan dibunuh dan bila ia memberikan anak wanitanya, berarti anak wanitanya akan dibunuh. Melihat ayahnya yang sedih, putrinya yang bernama Syahrazat mengusulkan supaya dia saja yang di serahkan pada Raja dan biarlah ayahnya menjalankan tugas seperti biasa. Karena desakan putrinya itu, maka dengan berat hati mentri itu menyerahkan anaknya kepada Raja.

Setelah putri Syahrazat dinikahi Raja menjelang subuh, segeralah Raja mengeluarkan keris mautnya untuk menghabisi nyawa Syahrazat. Dengan sopan dan tabah, Syahrazat memohon kepada Raja, agar sebelum ia dibunuh, ia diperbolehkan menyampaikan sebuah cerita. Permintaanya untuk bercerita dikabulkan oleh Raja. Lalu Syahrazat pun bercerita dengan sungguh-sungguh, sehingga menjelang pagi cerita itu belum selesai dan Raja mengusulkan supaya cerita itu dilanjutkan malam berikutnya.

Di dalam cerita yang disampaikan oleh putri Syahrazat terdapat cerita lagi. Cerita itu sangat menarik, sehingga Raja selalu mengusulkan supaya cerita itu dilanjutkan malam berikutnya. Demikianlah malam demi malam keadaan itu berlangsung selama 1001 malam.

Cerita yang disampaikan itu berisi hal yang ajaib dan perbandingan suatu hal. Lama kelamaan Raja itu sadar atas kesalahannya yang menganggap bahwa semua wanita itu tidak baik. Selama 1001 malam itu , lahirlah anak Raja atas perkawinanya dengan putri Syahrazat. Raja sangat sayang kepada putranya dan kemudian mumutuskan akan menjadikan putri Syahrazat sebagai permaisurinya. Kemudian mereka hidup dengan bahagia.
Unsur Intrinsik :
1. Tema
:
Balas dendam
2. Alur
:
Alur maju
Demikianlah malam demi malam keadaan
itu berlangsung selama 1001 malam.
3. Setting
:
Tempat : istana yang megah
Waktu : menjelang subuh dan malam hari
4. Suasana
:
Mengharukan

: ketika putri Syahrazat
merelakan dirinya untuk diserahkan kepada
Raja

5. Perwatakan :

- Raja, kejam : ia telah membunuh hampir
seluruh wanita di sekitarnya
- Raja, penyayang : ia sangat sayang
kepada putranya
- Putri Syahrazat, penyayang : ia sangat
sayang kepada ayahnya, sehingga ia tidak
tega kalau ayahnya yang akan dibunuh
- Putri Syahrazat, sabar dan sopan : ia
meminta dengan sabar dan sopan agar
sebelum ia dibunuh, ia diperbolehkan untuk
bercerita

6. Amanat
:

Kita jangan pernah berpikiran buruk
terhadap sesuatu hal yang pernah
mengecewakan kita, karena belum tentu
sesuatu yang kita anggap buruk sama
dengan yang pernah menah
mengecewakan kita

Unsur Ekstrinsik :

Nilai kemanusiaan
:
Raja sangat tidak berperikemanusiaan karena telah membunuh hamper semua wanita

Nilai kasih sayang
:

Putri Syahrazat mengorbankan dirinya agar Raja tidak membunuh Ayah yang sangat disayanginya.

Etss .. gimana tugas sekolahnya? uda selesai kan? 
sebagai tanda terima kasih ,mau kan follow blog ini  . menggunakan twitter atau melalui blog langsung .. saya lebih senang lagi jika sobat memberikan komentar.

semoga bermanfaat ya ,,

 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Unsur Instrinstik dan Ekstrinstik Cerita Salah Asuhan


Salah Asuhan 
 
oleh : Abdul Moeis 
 
Sinopsis :
Corrie de Bussee, gadis Indo-Belanda yang cantik, lincah dan menjadi dambaan setiap pria yang mengenalnya. Corrie berteman dengan Hanafi dari sejak kecil. Hanafi sendiri adalah laki-laki muda asli Minangkabau, berpendidikan tinggi dan berpandangan kebarat- baratan. Bahkan cenderung memandang rendah bangsanya sendiri. Karena selalu bersama-sama akhirnya mereka saling mencintai. 

Tapi cinta mereka itu tidak dapat disatukan karena perbedaan bangsa, jika orang Bumiputera menikah dengan keturunan Belanda dan sampai menikah, mereka akan dijauhi oleh para keluarganya dan orang lain. Corrie pun akhirnya pergi yang tadinya tinggal di Minangkabau menjadi di Betawi. Perpindahan itu sengaja ia lakukan untukmenghindar dari Hanafi dan meneruskan sekolahnya di sana.
 
Akhirnya ibu Hanafi ingin menikahkan Hanafi dengan Rapiah. Rapiah adalah sepupu Hanafi, gadis Minangkabau sederhana yang berperangai halus, taat pada tradisi dan adat sukunya. Ibu Hanafi ingin menikahkan Hanafi dengan Rapiah yaitu untuk membalas budi pada ayah Rapiah yaitu Sutan Batuah yang telah membantu membiayai sekolah Hanafi. Tapi Hanafi awalnya tidak mau karena cintanya hanya

untuk Corrie saja.
Akhirnya dengan bujukan ibunya walaupun terpaksa ia menikah juga dengan Rapiah. Karena Hanafi tidak mencintai Rapiah, Rapiah hanya diperlakukan seperti babu di rumahnya. Mungkin Hanafi juga menganggap Rapiah itu tidak ada, jika banyak temannya orang Belanda yang datang ke rumahnya. Hanafi dan Rapiah dikarunia seorang anak laki-laki yaitu Syafei.
Suatu hari, Hanafi digigit anjing gila, maka dia harus berobat ke Betawi agar sembuh. Di Betawi Hanafi dipertemukan kembali dengan Corrie. Di Betawi, Hanafi menikah dengan Corrie dan mengirim surat pada ibunya bahwa dia menceraikan Rapiah. Ibu Hanafi dan Rapiah pun sangat sedih, tetapi walaupun Hanafi seperti itu, Rapiah tetap sabar dan tetap tinggal dengan Ibu Hanafi. Perkawinannya dengan Corrie ternyata tidak bahagia, sampai-sampai Corrie dituduh suka melayani laki-laki lain oleh Hanafi.
Akhirnya Corrie pun sakit hati dan pergi dari rumah menuju Semarang. Corrie sakit Kholera dan meninggal dunia. Hanafi sangat menyesal telah menyakiti hati Corrie dan sangat sedih atas kematian Corrie, Hanafi pun pulang kembali ke kampung halamannya dan menemui ibunya. Pekerjaannya Hanafi hanya termenung saja dan tidak terlalu bergairah. Hanafi sakit, kata dokter dia minum sublimat dan akhirnya dia meninggal dunia.
 
Unsur Intrinsik :
1. Tema
:
Adat istiadat
2. Alur
:
Alur maju
Novel ini menceritakan bagaimana awal
Hanafi dan Corrie berteman hingga mereka
meninggal
3. Setting
:
Tempat : lapangan tenis di Minangkabau,
rumah Corrie dan rumah Hanafi di
Minangkabau, Betawi (Jakarta) dan
Semarang

4. Suasana
:
Penyesalan : Hanafi menyesal telah
menyakiti hati Corrie
5. Perwatakan :
- Hanafi : egois dan keras kepala
- Corrie : baik dan mudah bergaul
- Rapiah : sabar dan lembut
- Ibu Hanafi : sabar
- Syafei : berani
6. Amanat
:
Jangan memaksakan suatu pernikahan
yang tidak diinginkan oleh pengantin
tersebut, karena akhirnya akan saling
menyakiti keduanya.

Unsur Ekstrinsik :
Nilai adat istiadat
:
Adat istiadat pada saat itu tidak
memperbolehkan seorang wanita atau pria
dengan perbedaan bangsa, bersatu untuk
saling mencintai
Nilai pendidikan : 
 
Kepindahan Corrie ke Semarang untuk
meneruskan sekolahnya disana 
 
Etss .. gimana tugas sekolahnya? uda selesai kan? 
sebagai tanda terima kasih ,mau kan follow blog ini  . menggunakan twitter atau melalui blog langsung .. saya lebih senang lagi jika sobat memberikan komentar.

semoga bermanfaat ya ,,
 


 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Unsur Instrinstik dan Ekstrinstik Cerita Siti Nurbaya


Siti Nurbaya 
 
Oleh Marah Rusli 
 
Sinopsis : 
 
Ibunya Siti Nurbaya meninggal saat ia masih kecil, maka bisa dikatakan itulah awal penderitaan hidupnya. Sejak saat itu hingga dewasa ia hanya hidup bersama Baginda Sulaiman, ayah yang sangat disayanginya. Ayahnya adalah seorang pedagang yang terkemuka di kota Padang. Sebagian modal usahanya merupakan uang pinjaman dari seorang rentenir bernama Datuk Maringgih.
Awalnya usaha Baginda Sulaiman mangalami kemajuan pesat. Tetapi Datuk Maringgih tidak menyukai keadaan itu, maka untuk melampiaskan keserakahannya, Datuk Maringgih menyuruh kaki tangannya membakar semua kios milik Baginda Sulaiman. Akhirnya semua usaha Baginda Sulaiman hancur. Ia jatuh miskin dan taksanggup membayar hutang-hutangnya pada Datuk Maringgih. Dan inilah kesempatan Datuk Maringgih mendesak Baginda Sulaiman yang sudah tak berdaya agar melunasi semua hutangnya. Hutang tersebut dapat dianggap lunas, asalkan Baginda Sulaiman mau menyerahkan Siti Nurbaya, puterinya, kepada Datuk Maringgih.
Menghadapi kenyataan seperti itu, Baginda Sulaiman yang sudah tak sanggup lagi membayar hutangnya tidak menemukan pilihan lain selain menyerahkan Siti Nurbaya kepada Datuk Maringgih. Samsulbahri, kekasih Siti Nurbaya yang berada di Jakata mengetahui peristiwa yang terjadi di desanya, karena Siti Nurbaya mengirimkansurat yang menceritakan tentang nasib yang dialami keluarganya.
Suatu hari, ketika Samsulbahri dalam liburan ke Padang, ia bertemu dengan Siti Nurbaya yang telah menjadi istri Datuk Maringgih. Pertemuan itu diketahui oleh Datuk Maringgih sehingga terjadi keributan. Karena kaget dan takut Siti Nurbaya pun berteriak. Teriakan Siti Nurbaya terdengar oleh ayahnya di rumah, yang tengah terbaring sakit karena penderitaannya begitu berat. Baginda Sulaiman berusahabangkit, tetapi ia terjatuh dan menghembuskan nafas terakhir. Karena kejadian itu, Datuk Maringgih pun mengusir Siti Nurbaya.
 
Siti Nurbaya yang mendengar bahwa kekasihnya diusir orang tuanya, ia ingin menyusul Samsulbahri ke Jakarta. Tetapi hal itu diketahui oleh kaki tangan Datuk Maringih. Karena itu, dengan siasat dan fitnahnya, Datuk Maringgih dengan bantuan kaki tangannya dapat memaksa Siti Nurbaya kembali dengan perantara polisi.

Tak lama kemudian Siti Nurbaya meninggal dunia karena memakan lemang beracun yang sengaja diberikan oleh kaki tangan Datuk Maringgih. Kematian Siti Nurbaya itu terdengar oleh Samsulbahri sehingga ia menjadi putus asa dan mencoba melakukan bunuh diri, tetapi untung saja ia tidak meninggal. Sejak saat itu Samsulbahri tidak meneruskan sekolahnya dan memasuki dinas militer.
Sepuluh tahun kemudian, di kota Padang sering terjadi huru-hara dan tindak kejahatan akibat ulah Datuk Maringgih dan orang-orangnya. Samsulbahri yang telah berpangkat Letnan dikirim untuk melakukan pengamanan. Samsulbahri yang mengubah namanya menjadi LetnanMas segera menyerbu kota Padang.
 
Ketika bertemu dengan Datuk Maringgih dalam suatu keributan, tanpa berpikir panjang lagi Samsulbahri menembaknya. Datuk Maringgih jatuh , namun sebelum tewas ia sempat melukai kepala Samsulbahri dengan parangnya. Samsulbahri segera dilarikan ke rumah sakit. Pada saat-saat terakhir menjelang ajalnya, ia meminta dipertemukan dengan ayahnya, dan meminta untuk di kuburkan di sebelah kuburan Siti Nurbaya.
 
Unsur Intrinsik :
1. Tema
:
Kawin paksa (kasih tak sampai)
2. Alur
:
Alur maju
Sepuluh tahun kemudian, di kota Padang sering terjadi huru-hara dan tindak kejahatan akibat ulah Datuk Maringgih dan orang- orangnya.
3. Setting
:
Tempat : kios, Padang, Jakarta, rumah, kantor
polisi, rumah sakit
Waktu : siang, malam
4. Suasana
:
Mengharukan : saat Siti Nurbaya dan
keluarganya jatuh miskin
5. Perwatakan
:
- Datuk Maringgih, licik : ia menagih hutang kepada Baginda Sulaiman, saat Baginda bangkrut
- Siti Nurbaya, wanita lemah : ia tidak bisa berbuat apa-apa saat Datuk Maringgih ingin menikahinya
- Samsul Bahri, tak pantang menyerah : ia tetap
mempertahankan
cintanya
kepada
Siti
Nurbaya walaupun akhirnya tak berhasil

6. Amanat
:
Kekuatan cinta tak akan ada yang bisa
mengalahkan, kecuali kamatian.
Unsur Ekstrinsik :
Nilai Ekonomi
:
Saat toko-toko Baginda di hangus dibakar oleh Datuk Maringgih, Baginda Sulaiman dan Siti Nurbaya jatuh miskin.
Nilai sejarah
:
Pemberontakan Datuk Maringgih berkaitan dengan kebijaksanaan Belanda dalam masalah pajak pada saat itu. 


Etss .. gimana tugas sekolahnya? uda selesai kan? 
sebagai tanda terima kasih ,mau kan follow blog ini  . menggunakan twitter atau melalui blog langsung .. saya lebih senang lagi jika sobat memberikan komentar.

semoga bermanfaat ya ,,
 
 
kirim komentar anda melalui emai disini


Baca Artikel lengkap >>

Unsur Instrinstik dan Ekstrinstik Cerita Rumah Pondok Indah


Rumah Pondok Indah
Oleh Ruwi Meita
Sinopsis :

Rumah pondok indah adalah rumah yang dipenuhi oleh tragedi- tragedi yang misterius dan rumah itu selalu menjadi saksi mati dari setiap peristiwa yang terjadi. Rumah itu selalu menyimpan rapih setiap rahasia-rahasia yang terbentuk dari setiap tragedi. Rumah itu telah lama kosong, Pak Tio, sang pemilik rumah telah lama meninggalkan rumah itu beserta kenangan yang ada.

Suatu ketika, satu keluarga kecil datang dan bermaksud membeli rumah ini, rumah yang dipenuhi oleh patung-patung yang berseni tinggi. Pada awalnya suami istri dan anaknya, Rio, merasa aneh dan terganggu dengan keberadaan patung-patung tersebut, terutama patung wanita yang berdiri kokoh di ruang tengah.

Rio merasa curiga dengan patung wanita itu, ia pun melihat tegas patung wanita itu dan entah apa yang ia lihat, tiba-tiba ia menjerit dan berdiri kaku seperti patung sambil memegang boneka yang ia temukan. Orang tuanya pun membawa Rio kerumah sakit, pada saat perjalanan kerumah sakit, mereka mengalami kecelakaan, dan tak satupun dari mereka yang selamat. Peristiwa itu disaksikan oleh Mmin pembantu rumah tangga yang dulu pernah bekerja dengan Pak Tio. Lama sudah rumah itu kosong, tak berpenghuni, dan datanglah keluarga dengan kedua anaknya yang bernama Ian dan Elsi untuk membeli rumah itu. Mereka curiga dengan patung wanita itu dan


pohon yang berada di halaman depan. Dan Mimin pun bekerja dengan mereka. Semua rahasia lama-kelamaan terbongkar. Ternyata salah satu patung yang dibuat oleh Pak Tio, memiliki kisah tragedi dengan rahasia-rahasia yang selama ini disembunyikan.

Patung itu ternyata bukanlah patung yang sesungguhnya. Maksudnya, patung itu adalah Maya. Wanita yang dulu pernah dicintai Pak Tio. Dan Maya adalah selingkuhannya Pak Tio. Karena merasa takut ketahuan kalau Maya itu adalah selingkuhannya, ia pun membunuh Maya dan membungkus tubuhnya dengan adonan semen dan seolah-olah Maya adalah patung. Lalu patung tubuh Maya yang kering di pajang di ruang tengah yang seakan-akan itu benar-benar patung.

Elsi, anak dari pemilik rumah itu merasa curiga dengan patung Maya dan tiba-tiba tubuhnya dirasuki oleh Maya dan saat itulah semua rahasia
terbongkar, Maya menceritakan semua dan ingin membalaskan dendamnya. Setelah Maya keluar dari tubuh Elsi salah satu polisi menerima telepon, penelpon itu memberitahukan bahwa ada satu mayat lagi yang tertimbun dibawah pohon yang ada dihalaman rumah dan ternyata mayat itu adalah Mimin !

Unsur Intrinsik :
1. Tema
:
Pembunuhan
2. Alur
:
Alur campuran
1 Datang keluarga dengan dua orang anak untuk
membeli rumah itu (alur maju)
2 Maya menceritakan semua yang telah
dilakukan Pak Tio kepadanya (alur mundur)
3. Setting
:
Tempat : rumah, ruang tengah, halaman
4. Suasana
:
Mengagetkan : ketika Rio tiba-tiba menjerit dan
berdiri kaku
Menakutkan : ketika Maya merasuki tubuh
Elsi
5. Perwatakan
:
- Pak Tio, kejam : ia telah membunuh
Maya
- Maya, pedendam : ia ingin membalas perbuatan
Pak Tio
- Elsi, selalu curiga : ia selalu mencurigai patung
Maya
- Ian, nakal : ia selalu menjaili Elsi
6. Amanat
:

Jangan suka menyembunyikan kesalahan,
karena sedalam apapun kita
menyembinyikannya pasti akan terbongkar juga.

Unsur Ekstrinsik :
Nilai hukum
:
Kasus pembunuhan Maya diselesaikan oleh
polisi
Nilai kemanusiaan
:
Pak Tio sangat tidak berprikemanusiaan
saat membunuh Maya
Nilai seni
:
Pak Tio menjadikan tubuh Maya patung yang berseni tinggi.
 
Etss .. gimana tugas sekolahnya? uda selesai kan? 
sebagai tanda terima kasih ,mau kan follow blog ini  . menggunakan twitter atau melalui blog langsung .. saya lebih senang lagi jika sobat memberikan komentar.

semoga bermanfaat ya ,,
  

 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Artikel lengkap >>

Unsur Instrinstik dan Ekstrinstik Cerita Harry Potter and the Chamber of Secrets


ihsan blog

Harry Potter and the Chamber of Secrets
Oleh : J.K Rowling

Penerjemah : Listiana Srisanti

Sinopsis: Harry Potter menghabiskan liburan tahun pertama sekolahnya bersama bibinya Petunia, paman Vernon, dan sepupunya Dudley Dursley. Ia membenci paman, bibi, dan sepupunya seperti mereka membenci Harry. Suatu hari, ia mendapat peringatan agar tidak kembali ke sekolah di tahun keduanya oleh peri rumah bernama Dobby. Harry tidak menghiraukan itu tetapi si peri melakukan segala cara agar Harry tidak pergi ke sekolah, bahkan saat Harry sudah kembali bersekolah. Alasannya jelas diketahui Harry setelah hal-hal aneh terjadi di Hogwarts. Ia sering mendengar seseorang berbicara ingin membunuh.

Kamar rahasia telah dibuka lagi. Menurut legenda, salah satu pendiri sekolah-Salazar Slytherin yang tidak sependapat dengan ketiga pendiri lainnya mengenai pelajar muggle (pelajar bukan keturunan penyihir) membuat sebuah kamar yang berisi sebuah monster untuk menghabisi para muggle di sekolah. Lima puluh tahun yang lalu kamar itu pernah terbuka dan seorang gadis meninggal. Sekarang, beberapa pelajar ditemukan dalam keadaan membatu. Seorang keturunan Slytherin menulis ancaman di depan kamar mandi perempuan yang rusak bertahun-tahun karena hantu Myrtle Merana. Harry dan teman- temannya mencurigai Draco Malfoy, seorang pelajar dari asrama Slytherin yang kelihatan sangat senang atas peristiwa ini.

Harry menemukan sebuah buku harian di kamar mandi Myrtle. Buku itu sangat misterius karena saat ditulisi oleh Harry, buku itu menjawabnya dengan tulisan si pemilik buku sebelumnya. Ternyata buku harian itu milik Tom Riddle, seorang pelajar lima puluh tahun yang lalu, ia membawa Harry ke masa lampau, waktu di mana kamar rahasia pernah terbuka. Ia melihat Hagrid dituduh sebagai penyebab kejadian itu dan dikeluarkan dari sekolah, tetapi ia tetap diijinkan Albus Dumbledore untuk tinggal di Hogwarts. lalu Harry dan teman- teman mencoba mencari jawaban dari misteri ini. Hermione mencari segala petunjuk di perpustakaan. 

Tetapi ia ditemukan dalam keadaan membatu dengan sebuah kertas di genggaman tangannya yang berisi semua jawaban dari misteri ini. Monster yang tinggal di dalam kamar rahasia adalah Basilisk, seekor ular raksasa yang paling beracun dan sorotan matanya dapat membunuh seseorang. Suara-suara misterius yang sering ia dengar akhir-akhir ini adalah suara Basilisk dan ia dapat mendengarnya, karena ternyata ia adalah seorang parselmouth, seseorang yang berbicara bahasa ular. Harry dan Ron pergi ke kamar itu untuk menyelamatkan Ginny dan Harry menemukan Tom Riddle di sana. Ternyata ia adalah Lord Voldemort yang menggunakan Ginny untuk mengeluarkan Basilisk. Dengan pedang Griffindor yang dibawa oleh Fawkes, burung phoenix milik Dumbledore, Harry membunuh monster

itu lalu ia menghancurkan buku harian Riddle dengan menancapkan taring Basilisk ke dalamnya. Ramuan untuk mereka yang membatu telah selesai dibuat oleh para guru Hogwarts dan mereka kembali normal. Semua masalah diselesaikan oleh Harry Potter dan semua senang karena ujian ditunda sebagai hadiah dari sekolah.

Unsur Intrinsik :
1. Tema : Keberanian
2. Alur : Alur Campuran

- Harry masuk ke dalam buku milik Tom Riddle
yang ia temukan, lalu ia ditunjukkan kembali
kisah terbukanya pintu kamar rahasia lima
puluh tahun yang lalu (alur mundur)


- Harry mendengar suara-suara gaib “I want to
kill you” yang hanya bias didengar olehnya,
lalu Harry mencari tahu tentang suara itu
berasal (alur maju)

3. Setting : Tempat : rumah, kamar, kamar mandi, sekolah
Hogwarts
4. Suasana : Menakutkan : ketika Harry mendengar suara
yang ingin membunuhnya
Menegangkan : ketika Harry melawan Ular
raksasa
5. Perwatakan :
- Harry, pemberani : ia melawan Lord
Voldemort seorang diri

- Hermione, pintar: ia bisa membuat ramuan untuk merubah wajah dan juga menemukan jawaban dari semua misteri yang ada

- Ron, penakut : ia takut saat Harry mengajaknya
ke hutan terlarang dan bertemu dengan laba-laba
raksasa

6. Amanat : Jangan pernah menyerah untuk menyelesaikan
suatu masalah, karena setiap masalah pasti
dapat diselesaikan.

Unsur Ekstrinsik :
Nilai persahabatan :
untuk memecahkan misteri ini Harry
dibantu oleh kedua sahabatnya

Nilai keberanian :
dengan keberaniannya, Harry menyelamatkan
Ginny dari Voldemort seorang diri .

Etss .. gimana tugas sekolahnya? uda selesai kan? 
sebagai tanda terima kasih ,mau kan follow blog ini  . menggunakan twitter atau melalui blog langsung .. saya lebih senang lagi jika sobat memberikan komentar.

semoga bermanfaat ya ,,




Baca Artikel lengkap >>

Kata Mereka