Senin, 01 November 2010

Asal Mula Kartu Merah Dalam Sepak Bola


Nicolas Lodeiro jadi pemain pertama yang diberi kartu merah di Piala Dunia 2010. Ia kena hukuman dua kali kartu kuning yang membuatnya diusir wasit ketika timnya, Uruguay, menghadapi Perancis di Grup A yang berakhir dengan skor 0-0. Sedangkan kartu kuning pertama diperoleh Efrain Juarez (Meksiko) pada pembukaan Piala Dunia 2010 melawan tuan rumah Afrika Selatan, juga di Grup A.
Uniknya meski Piala Dunia sudah dimulai sejak tahun 1930, kartu merah-kartu kuning baru diperkenalkan pada penyelenggaraan Piala Dunia 1970 di Meksiko. Yang menarik, meski sudah diperkenalkan hukuman dengan menggunakan kartu itu, pada Piala Dunia 1970 tak satu pun pemain yang mendapatkan kartu merah. Mungkin hukuman itu menakutkan seluruh peserta tim hingga mereka bermain hati-hati. Sedangkan pemain yang pertama mendapat kartu kuning adalah pemain Cile Carlos Caszely pada Piala Dunia 1974 yang diselenggarakan di Jerman.
Piala Dunia juga sempat melahirkan rekor pemberian kartu kuning-kartu merah terbanyak dalam satu pertandingan yaitu pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Ketika itu Portugal dan Belanda saling berhadap di babak 16 besar. Begitu kerasnya pertandingan sampai-sampai wasit Valentin Ivanov dari Rusia mengeluarkan 16 kartu kuning dan 4 kartu merah!
Sedangkan di luar Piala Dunia, ada juga catatan rekor lucu di mana seorang pemain bisa kena kartu merah begitu masuk lapangan. Rekor ini dipegang oleh David Pratt (mulai 2008) yang begitu masuk lapangan langsung membuat tackle berat pada lawan. Hal ini membuat wasit memberinya kartu merah. Berapa lama pemain Chippenham Town itu di lapangan sebelum di kartumerah? Cuma tiga (3) detik!
Pencipta Kartu Merah
Kartu merah-kartu kuning ini tidak akan dikenal jika tidak terjadi insiden pada pertandingan Inggris melawan Argentina pada Piala Dunia 1966 di Inggris. Saat itu kedua kesebelasan bertanding di babak perempat final. Wasit yang memimpin adalah Rudolf Kreitlein (Jerman).
Ketika itu aturan pemain yang bermain kasar dan harus dikeluarkan dari lapangan cukup dilakukan dengan pengusiran langsung oleh wasit dengan sejumlah penjelasan.Namun saat wasit Kreilein mengusir pemain Argentina Antonio Rattin yang dianggapnya melakukan pelanggaran berat, pemain itu tetap ngotot bertahan di lapangan. Terjadi saling adu argumen antara wasit Kreilein dan Rattin, namun karena kendala bahasa yang tidak dipahami satu sama lain kejadian itu membuat pertandingan berhenti beberapa menit.
Insiden itu membuat wasit Inggris Ken Aston yang juga menjadi wasit di Piala Dunia 1966 punya ide brilian mengganti penjelasan wasit pada pemain yang melanggar. Ide itu ia dapat saat terjebak lalu-lintas usai memimpin pertandingan. Dari lampu lalu-lintas yang menghadangnya, ia mendapatkan ide hukuman berupa kartu kuning untuk pelanggaran yang bisa ditolerir dan kartu merah untuk pengusiran pemain. Nah ide itu baru diterapkan pada Piala Dunia 1970 di Meksiko.


 
 
kirim komentar anda melalui emai disini

Baca Juga Yang Lainnya Tentang :

Kata Mereka